Wajib Tahu! Rancang Consumer Persona Produk Anda dengan Konsep 5W+1H

Mengenali tipe konsumen akan sangat membantu Anda dalam menentukan produk pada bisnis agar sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh para konsumen. Dewasa ini, adanya consumer persona menjadi solusi pemasaran untuk menganalisis konsumen Anda sekaligus menjadi trik yang tepat untuk mengembangkan bisnis.

Pada dasarnya, solusi pemasaran tersebut dianggap sebagai sebuah perspektif berdasarkan ‘kaca mata’ konsumen. Hampir seluruh perusahaan yang memiliki produk berusaha memahami keinginan dan kebutuhan konsumen yang tentunya dapat dipenuhi dengan adanya suatu produk.

Dengan merasa kebutuhannya dapat terpenuhi, maka konsumen akan berlangganan tetap untuk membeli produk Anda.

Banyak perusahaan bisnis yang menarik perhatian konsumen dengan berbagai cara, tapi terkadang mereka lupa untuk meriset apa yang sebetulnya mereka inginkan.

Nah, adanya trik mengenali konsumen akan memberikan Anda kesempatan untuk mengenali karakter konsumen Anda dan merancang keputusan untuk menghadapi mereka.

Manfaat Mengenali Karakter Konsumen

Dalam memperkenalkan sebuah produk, manfaat mengenali konsumen akan sangat berpengaruh terhadap pemasaran sebuah produk.

Setidaknya, ada dua manfaat spesifik yang pastinya dapat membantu Anda dalam mengenali konsumen.

  1. Terhubung dengan konsumen Anda
  2. Membantu dalam mengatur strategi promosi Anda

Merancang Consumer Persona Dengan Konsep 5W+1H

Anda tentu telah mengetahui apa itu 5W+1H sejak di bangku sekolah, yakni what, where, when, who, why, dan how. Namun, apakah Anda sudah tahu bahwa konsep tersebut dapat membantu untuk mengenali konsumen Anda? Jangan khawatir, kami akan membantu Anda bagaimana konsep tersebut dapat digunakan.

What (apa)

Jika Anda memiliki suatu produk, tentu hal ini sudah jelas apa yang Anda promosikan. Namun, persoalannya terletak pada apakah produk Anda adalah produk yang benar-benar dibutuhkan konsumen? Hal tersebut bisa Anda sikapi dengan cerdas bagaimana esensi dari produk Anda di kalangan konsumen.

Where (di mana)

Sudah jelas bahwa aspek ini membutuhkan tempat yang strategis agar Anda dapat mengalokasikan produk Anda di tempat yang tepat. Anda harus mengetahui di mana konsumen yang berpotensi membeli produk Anda agar pemasaran Anda dapat tersedia di tempat yang konsumen butuhkan.

When (Kapan)

Aspek ini tidak terlalu memengaruhi pemasaran, namun Anda bisa memanfaatkan cara ini untuk memaksimalkan konsep pemasaran Anda. Misalnya, Anda bisa menjual produk Anda di saat-saat tertentu seperti saat tanggal merah atau hari libur. Hal tersebut juga bergantung pada produk apa yang Anda jual.

Who (siapa)

Hal ini merupakan aspek utama yang harus Anda perhatikan untuk mengetahui karakter konsumen. Anda bisa menyiapkan strategi pemasaran produk dengan mengetahui berapa usia rata-rata konsumen, latar belakang mereka, pekerjaan, dan lain-lain.

Why (mengapa)

Setelah mengetahui siapa yang akan membeli produk Anda, Anda harus mendeskripsikan mengapa produk Anda harus dilirik oleh konsumen. Misalnya, Anda dapat menjelaskan kepada mereka akan urgensi dari produk yang Anda tawarkan sehingga dapat bermanfaat dengan baik bagi konsumen.

How (bagaimana)

Aspek ini dapat dirancang dengan fokus Anda sebagai penghasil produk. Anda dapat mengatur bagaimana produk Anda dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan bagaimana cara mempromosikan produk Anda kepada mereka.

Nah, demikian cara merancang consumer persona dengan konsep 5W+1H agar menguntungkan produk Anda. Pada intinya, produk yang Anda tawarkan akan mampu menarik minat konsumen jika memenuhi apa yang betul-betul mereka inginkan. Pastikan Anda ‘peka’ dan pastikan Anda memahami karakter konsumen Anda dengan baik. 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.